PENDIDIKAN HUMANISTIK MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH

(SUATU KAJIAN TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL)

  • Muhjam Kamza Universitas Syiah Kuala
  • Riski Rasnawi Universitas Ubudiyah
  • M. Hafizul Furqan Universitas Syiah Kuala
Keywords: Pendidikan, Humanistik, Pembelajaran Sejarah

Abstract

Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkah dari manusia. Tentunya pendidikan mempunyai peranan dalam menciptakan manusia yang mempunyai kepribadian, karakter, serta mempunyai budi pekerti yang baik. Tulisan ini disusun melalui metode kajian pustaka. Tahapan yang dilakukan melalui indentifikasi dan analisis masalah secara kritis kemudian menghasilkan sebuah pemikiran logis terhadap karakter nasionalisme manusia. Permasalahan dalam dunia pendidikan saat ini adalah hilangnya nilai pendidikan serta minimnya karakter nasionalisme siswa. Sejarah mampu mewujudkan pendidikan yang humanis atau bahasa lain mampu  memanusiakan manusia. Bagi negara pendidikan menjadi sarana dalam menghasilkan sumber daya manusia. Pendidikan humanistik adalah pendidikan yang mengedepankan kebebasan kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya. Ki Hajar Dewantara dan Paulo Freire merupakan  bagian dari para tokoh-tokoh  yang menekankan pentingnya pendidikan yang humanistik. Kedua tokoh pendidikan ini menjelaskan kepada kita bahwa seorang guru yang baik adalah guru yang selalu meningkatkan potensi dirinya. Guru yang baik adalah guru yang selalu belajar ketika sedang bekerja. Sejarah tidak hanya sekedar menceritakan peristiwa, tetapi sejarah  juga memberikan sesuatu yang berguna bagi manusia yaitu penilaian.

Published
2019-12-21