PERUBAHAN PENUTUP LAHAN BERBASIS CITRA LANDSAT MULTITEMPORAL UNTUK MEMPREDIKSI DAMPAK RISIKO BENCANA GEMPA SESAR LEMBANG

  • Riki Ridwana Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Perubahan Penutup Lahan, Citra Landsat Multitemporal, Prediksi Dampak Risiko Bencana Sesar

Abstract

Pertumbuhan penduduk Kota Bandung baik secara alami maupun karena faktor urbanisasi berbanding lurus terhadap perubahan penutup lahan. Ketersediaan ruang kota yang terbatas meniscayakan ekspansi penduduk kota salah satunya ke arah Bandung bagian utara. Fenomena tersebut menarik untuk dikaji karena daerah utara Bandung merupakan kawasan rawan bencana gempa bumi sesar Lembang. Perubahan penutup lahan yang awalnya berupa vegetasi menjadi lahan terbangun pada jalur sesar Lembang dan sekitarnya berpotensi terhadap peningkatan dampak resiko bencana gempa bumi sesar Lembang. Mempertimbangkan dampak risiko bencana gempa bumi sesar Lembang, dibutuhkan informasi perubahan penutup lahan yang aktual dan akurat. Teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi perubahan penutup lahan adalah menggunakan citra satelit penginderaan jauh. Metode penelitian menggunakan teknologi penginderaan jauh yaitu citra landsat multitemporal, melalaui tahapan koreksi citra, masking citra, klasifikasi multispektral, deteksi perubahan penutup lahan, dan analisis dampak risiko gempa bumi sesar Lembang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa perubahan penutup lahan banyak terjadi di kawasan sesar lembang yang semula non terbangun menjadi lahan terbangun. Dengan demikian banyaknya lahan terbangun di kawasan sesar Lembang akan berdampak pada peningkatan resiko bencana gempa.

Published
2019-12-21