PENDIDIKAN BERDAYA SAING UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

  • Prof. Dr. Djufri, M.Si. Universitas Syiah Kuala
Keywords: Pendidikan berkelanjutan, guru

Abstract

Pendidikan adalah proses untuk memberikan manusia berbagai macam situasi yang bertujuan memberdayakan diri. Jadi, banyak hal yang dibicarakan ketika kita membicarakan pendidikan. Aspek-aspek yang biasanya paling dipertimbangkan antara lain; penyadaran, pencerahan, pemberdayaan, dan perubahan perilaku. Berbagai teori dan konsep pendidikan memberikan arti yang berbeda tentang konsep tersebut. Mereka mendiskusikan apa dan bagaimana tindakan yang paling efektif mengubah manusia agar terbedayakan, tercerahkan, tersadarkan, dan menjadikan manusia sebagaimana mestinya manusia. Sebagai proses kehidupan, banyak filsuf dan pemikir mempertahankan pendidikan dalam maknanya yang luas dan menolak reduksi pendidikan ke dalam arti sempit, seperti pelembagaan pendidikan melalui sekolah dan kelompok belajar yang terlalu menekankan pada metode dan pengadministrasian yang kaku. Mereka berusaha mengenang kembali pendidikan sebagai proses yang alamiah sekaligus bagian dari kehidupan yang tidak membutuhkan rekayasa. Karenanya, pendidikan berkaitan dengan bagaimana manusia dipandang. Dalam hal ini, pandangan ilmiah tentang manusia memiliki implikasi terhadap pendidikan, ini merupakan wilayah studi antropologi pendidikan. Antropologi sendiri, merupakan ilmu tentang asal usul, perkembangan, karakteristik jenis (spesies) manusia atau studi tentang manusia. Juga banyak aspek lain yang harus kita pahami untuk memaknai pendidikan. Arti pendidikan itu sendiri juga menimbulkan berbagai macam pandangan, termasuk bagaimana pendidikan harus diselenggarakan dan metode seperti apa yang harus dipakai, salah satu unsur penting dalam pendidikan adalah guru.

Published
2019-12-21