Pengetahuan masyarakat terhadap keanekaragaman tumbuhan liar berkhasiat obat dan potensi pemanfaatannya di Kecamatan Namorambe

  • Marina Br Sembiring Universitas Samudra
  • Safrianti Safrianti Universitas Samudra
Keywords: Tumbuhan obat, ethnobotani, Namorambe

Abstract

Penelitian tentang keanekaragaman tumbuhan obat dan potensinya di Kecamatan Namorambe berasal dari tumbuhan liar yang ada di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat dan mengidentifikasi keanekaragaman tumbuhan obat, organ tumbuhan yang digunakan, serta cara pengolahannya untuk mengatasi berbagai penyakit yang ada pada masyarakat di Kabupaten Namorambe. Penelitian dilakukan di 3 desa yaitu di desa Namo Mbelin, Kutatualah dan Sudirejo. Metode penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan metode pelayaran Metode Pesiar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat (sembilan) jenis tumbuhan obat yang ditemukan yaitu: bandotan (Ageratum conyzoides L.); Ciplukan (Physalis angulata); Putri pemalu (Mimosa pudica), anting (Acalypha australis); Duri bayam (Amaranthus spinosus); Calincing (Oxalis corniculata); Suruhan (Peperomia pellucida) dan Keji Beling (S. crispus), pegangan (Centella asiatica). Organ tumbuhan yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat adalah daun.

Published
2020-12-30