Perilaku masyarakat membuang sampah di aliran sungai Gelombang, Kota Subulussalam, Aceh

  • Indah Indah Universitas Samudra
  • Jubaidah Jubaidah Universitas Samudra
Keywords: Tingkah laku, Sungai Gelombang, Sampah, Desa Suka Maju

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa mahir masyarakat desa hidup di sepanjang aliran gelombang dalam membuang sampah. Penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Variabel dalam penilaian perilaku masyarakat adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan (Bloom dalam Notoatmodjo, 2003). Survei dilaksanakan di dorp seperti kecamatan lanjutan sultan daulat kota subulussalam di DAS gelombang pada bulan Oktober 2020. Populasi yang di telusuri adalah masyarakat dorp maju yang terdiri dari 6 dusun yang tinggal di dekat aliran gelombang berjumlah 40 responden, Teknik yang digunakan dalam pencarian ini adalah Purposive sampling. Hasil pencarian dapat menunjukkan dari ketiga aspek yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan yang mempengaruhi perilaku desa maju masih kurang dalam membuang sampah di aliran gelombang sungai, namun dapat dilihat dari ketiga variabel sikap responden lebih sedikit. sebanyak 30 (75%) Responden. Hasil dari pencarian ini dalam teori di Notaotmodjo bahwa sikap mempengaruhi perilaku. Sikap masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai karena sarana TPA belum tersedia. Sarana itulah yang menjadi faktor utama dalam tindakan membuang sampah. (Rahman, 2009). Oleh karena itu perlu adanya dukungan dari pemerintah kecamatan sultan subulussalam subulussalam memberikan fasilitas yang memadai dan memberikan teguran atau saksi kepada masyarakat yang membuang sampah di aliran sungai ombak.

Published
2020-12-30