Dampak Degradasi Hutan Mangrove Terhadap Kehidupan Nelayan Di Desa Secanggang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

  • Dwi Mutia Sari Universitas Samudra
  • Saidah Saidah Universitas Samudra
Keywords: Mangrove, pendapatan, keragaman hayati, degradasi

Abstract

Hutan mangrove memiliki arti penting, baik secara ekologis maupun ekonomis. Namun berbagai aktivitas manusia dapat menyebabkan terjadinya degradasi hutan mangrove, yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas hutan mangrove dan berdampak pada mata pencaharian nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kerusakan hutan mangrove terhadap nelayan di Desa Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sebanyak 25 responden diwawancara dan disurvei di Desa Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Aktivitas manusia seperti pembukaan tambak baru dan penebangan pohon menjadi penyebab utama rusaknya ekosistem hutan mangrove di Desa Secanggang Langkat. Kegiatan ini menyebabkan penurunan populasi spesies, terutama ikan pari, hiu kapak, kepiting, udang dan kerang. Hilangnya berbagai spesies terutama udang dan ikan berdampak negatif terhadap pendapatan nelayan di Desa Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

References

Aksomkoae, S. (1993). Ecology and Management of Mangrove. IUCN. Bangkok.
Anonimus. (2006). Ekosistem Mangrove. Ekologi Laut Tropika. Institut Pertanian Bogor.
Anonymous. (1992). Indikator Kesejahteraan Rakyat. Biro Pusat Statsitik. Jakarta
Arifin, A. (2003). Hutan Mangrove (fungsi dan manfaatnya). Kanisus, Yogyakarta.
Bengen, DG. (2002). Pedoman teknis: pengenalan dan pengelolaan Ekosistem Hutan Mangrove. Pusat kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB. Bogor.
Duke, NC. (1992). Mangrove Floristics and Biogeography. Mangrove Ecosystem. Volume 41. hal 63-100
Kusmana, C. (2005). Rencana Rehabilitasi Hutan Mangrove dan Hutan Pantai. Medan
Sukardjo, S. (1994). Soils in the Mangrove Forest of the Apar Nature Reserve East Kalimantan. Indonesia. South East Asian Studies. Vol 32. 3 Desember 1994.
Sumaharni. (1994). Rehabilitasi Hutan Mangrove Terdegradasi dengan Sistem Perhutan Nasional. Prosiding Ekosistem Mangrove 110-116
Suwardi, AB dan Navia, ZI. (2015). Populasi Dan Pola Distribusi Kedabu (Sonneratia alba J. Smith) Di Hutan Mangrove Kalimantan Barat. Jurnal Jeumpa 2 (1): 13-19
Suwardi, AB, Navia, ZI dan Sofiyan. (2017). Komposisi Jenis Dan Cadangan Karbon Tersimpan Di Hutan Mangrove Kuala Langsa, Aceh. Dalam: Agustien, A., Syaifullah, Pitopang, RP, Nurainas, Ilyas, S. & Kurniawan, R.(editor) Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas dan Ekologi Tropika Indonesia Ke-4 dan Kongres Penggalang Taksonomi Tumbuhan Indonesia Ke-12. Padang. Hal 15-17
Wardana,W. 2013. Technical Document on Degraded Abandoned Land In Indonesia. UNDP-REDD.023/2013
Published
2020-12-30