EVALUASI PRAKTEK PENDAMPINGAN BEST PRACTICE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS DI SMP DI KABUPATEN BANJARNEGARA, JAWA TENGAH

Main Article Content

Saliman
Satriyo Wibowo
Anik Widiastuti
Raras Gistha Rosardi

Abstract

Kualitas pembelajaran IPS bagi guru perlu mendapatkan perhatian khusus melalui kegiatan pendampingan. Tantangan dan peluang guru untuk menunjukkan ide dan gagasan kreatifnya semakin terbuka lebar. Best Practice merupakan ketrampilan menulis yang harus dimiliki seorang guru untuk mengevaluasi dan menjadikan bahan refleksi terhadap pembelajaran yang dilakukan. Metode kegiatan yang digunakan antara lain: ceramah, workshop, dan penugasan. Rancangan ditentukan dengan menilai penugasan peserta didik dengan rentang skor 0-100 dan memberikan angket kepuasan pelanggan PPM dengan butir soal sebanyak 40 dan rentang skor 1-4. Pemahaman guru setelah diberikan materi tentang Best Practice; Menjadikan Sekolah Unggul dengan metode ceramah, workshop serta penugasan. Berdasarkan hasil penilaian naskah Best Practice yang dibuat oleh semua peserta PPM maka hasilnya adalah 25% berkategori sangat baik dengan nilai diatas 85, 60% berkategori baik dengan nilai antara 70 sampai 85 sedangkan 15% berkategori cukup dengan nilai dibawah 70. Berdasarkan hasil angket kepuasan guru yang dibagikan oleh Tim Pengabdi sebagai bentuk evaluasi kegiatan pendampingan maka diperoleh 64% berada pada katergori tinggi, 30% berada pada kategori cukup tinggi dan 6% berada pada kategori rendah.

Article Details

Section
Articles