Analisis Tindak Tutur Dalam Acara Mata Najwa “Gara-Gara Corona” Pada Saluran Televisi Trans 7

  • Susililawati Sinaga Universitas Samudra
  • Muhammad Yakob Universitas Samudra
  • Muhammad Taufik Hidayat Universitas Samudra
Keywords: Tindak tutur, Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Tindak Tutur dalam acara Mata Najwa “Gara-Gara Corona” pada Saluran Televisi Trans 7.” Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur yang terdapat dalam acara Mata Najwa di saluran Televisi Trans 7. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan makna tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi yang terdapat dalam acara Mata Najwa. Subjek penelitian ini yaitu penggunaan tindak tutur pembawa acara dan para narasumber yang diundang dalam acara Mata Najwa, objeknya yaitu bentuk-bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam acara Mata Najwa. Instrumennya yaitu peneliti sendiri (Human instrumen). Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak, analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) tindak tutur lokusi yang ditemukan adalah lokusi bentuk berita terdapat 10 bentuk tuturan, lokusi bentuk perintah terdapat 12 bentuk tuturan, dan yang paling banyak ditemukan dari ketiga tindak tutur lokusi yaitu lokusi bentuk tanya yang berjumlah 20 bentuk tuturan. (2) bentuk tuturan selanjutnya yaitu tindak tutur ilokusi yang ditemukan yaitu asertif terdapat 8 bentuk tindak tutur, direktif terdapat 5 bentuk tuturan, komisif terdapat 5 bentuk tuturan, dan ekspresif terdapat 1 bentuk tuturan, berdasarkan keempat tindak tutur ilokusi, ilokusi asertif yang paling banya ditemukan yaitu berjumlah 8 bentuk tuturan. (3) tindak tutur perlokusi, bentuk tindak tutur perlokusi yang ditemukan adalah bring hearer to learn that (membuat lawan tutur tahu) terdapat 3 bentuk tuturan, encourage (mendorong) terdapat 2 bentuk tuturan, get hearer to think about ( membuat lawan tutur berpikir tentang) 1 bentuk tuturan, distract (mengalihkan perhatian) terdapat 3 bentuk tuturan, get hearer to do (membuat lawan tutur melakukan sesuatu), amuse (menyenangkan), dan attrack attention (menari perhatian) tidak ditemukan dalam penelitian ini. Tindak perlokusi yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini yaitu bring hearer to learn that (membuat lawan tutur tahu) sebanyak 3 bentuk tuturan.

Published
2020-12-30