KEANEKARAGAMAN KOMPONEN ABIOTIK DAN BIOTIK DI AREAL TERBUKA HIJAU UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Main Article Content

Mauliadi
Elfrida

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah diharapkan mahasiswa di Universitas Negeri Medan (UNIMED) khususnya pasca sarjana pada program Pendidian Dasar lebih dekat dengan alam dan dapat mengidentifikasi berbagai komponen biotik dan abiotik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dengan membuat areal pengamatan (plot) dengan luas 10m x 10m. Dengan mengimplementasikan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Dari hasil pengidentifikasian komponen biotik dan abiotik di areal terbuka hijau Universitas Negeri Medan (UNIMED) ditemukan jenis hewan yang teridentifikasi dalam areal pengamatan yang telah dibuat terdiri dari berbagai jenis serangga tanah, cacing tanah, ngengat, kodok, bekicot dan laba-laba. Namun, dalam areal pengamatan didominasi oleh jenis serangga tanah yang terdiri dari 10 spesies seperti semut merah, semut hitam, semut rangrang (ordo Hymenoptera), belalang daun, belalang ranting dan jangkrik (ordo orthoptera), kumbang daun (ordo coleoptera), lalat (ordo diptera), ngengat dan kupu-kupu (ordo lepidoptera) serta nyamuk (ordo hemiptera). Sedangkan jenis tumbuhan yang mendominasi areal pengamatan terdiri graminae, thallophyta, bryophyta, tumbuhan epifit, pteridophyta, pohon saga, pohon mahoni dan daun Mangkok. Namun, dalam areal pengamatan didominasi oleh 4 jenis tumbuhan pteridophyta (paku-pakuan).

Article Details

Section
Articles