MODEL PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK PENINGKATAN SOFT SKILL MAHASISWA KEBIDANAN

  • Risnati Malinda STIKes Bustanul Ulum Langsa
  • Azhar STIKes Bustanul Ulum Langsa
  • Uli Anto hutagalung Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  • Winning Amintas Kartika Waruwu AKPER PemKab Nias
  • Ade Amriani Universitas Negeri Medan
Keywords: Pendidikan Karakter, soft skill, kebidanan.

Abstract

Pendidikan kebidanan merupakan salah satu institusi pendidikan yang mencetak SDM dalam bidang kesehatan, namun kurikulum yang ada di pendidikan kebidanan saat ini belum mampu membekali karakter yang diperlukan dunia kerja. Salah satu fungsi dari pendidikan karakter adalah mengasah soft skill siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh positif penerapan pendidikan karakter terhadap peningkatan etika moral, keterampilan komunikasi dan kerja tim mahasiswa kebidanan. Jenis penelitian adalah  Action Research, dilakukan terhadap 50 orang mahasiswi tingkat I semester II Akademi Kebidanan Bustanul Ulum Langsa pada bulan Maret sampai Juni 2019. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan (n=25) dan kelompok tanpa perlakuan (n=25). Kelompok perlakuan diberikan pendidikan karakter dalam mata kuliah komunikasi dalam praktik kebidanan sebanyak 6 siklus dalam  6 kali pertemuan di kelas. Sedangkan kelompok tanpa perlakuan  hanya mendapat mata kuliah komunikasi dalam praktik kebidanan tanpa pendidikan karakter. Penilaian dilakukan dua kali, pre test dilakukan sebelum siklus berjalan, dan  post test dilakukan segera setelah 6 siklus pendidikan karakter diberikan. Instrumen penelitian menggunakan cheklist yang berisi indikator soft skill yang peneliti sediakan. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor pre test dan post test etika moral  kelas perlakuan (A) mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 54,1% sedangkan pada kelas tanpa perlakuan (B) meningkat 40,3% dan perbedaan ini secara statistik bermakna (p=0,037), keterampilan komunikasi kelas perlakuan (A) mengalami peningkatan sebesar 67,7% sedangkan kelas tanpa perlakuan (B) meningkat 46,7% dan perbedaan ini secara statistik bermakna (p=0,004), kerja tim kelas perlakuan (A) mengalami peningkatan yaitu sebesar  70,1% sedangkan kelas tanpa perlakuan (B) meningkat sebesar 40,9% dan perbedaan ini secara statistik bermakna (p<0,001). Simpulan penelitian ini adalah penerapan pendidikan karakter berpengaruh positif  terhadap peningkatan etika moral, keterampilan komunikasi dan kerja tim mahasiswa kebidanan, dan peningkatan etika moral, keterampilan komunikasi dan kerja tim mahasiswa kelas perlakuan lebih tinggi dibandingkan kelas tanpa perlakuan.

References

Adha, M.M (2010). Model Project Citizen Untuk Meningkatkan Kecakapan Kewarganegaraan Pada Konsep Kemerdekaan Mengungkapkan Pendapat, penelitian kuasi eksperimental pada SMPN 16 Bandar Lampung, Tesis SPs UPI.

Adib K. (2010). Pendidikan Watak (Karakter) Bagi Peserta Didik: Modal Vital Pembangunan SDM di Era Global menuju Indonesia Bermartabat, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.

Akhmad HB. (2011). Pengembangan Pembinaan Karakter peduli Melalui Pembelajaran Membaca Cerita Anak (Studi Pengembangan pada Siswa Kelas V SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin), Tesis STKIP PGRI Pontianak.

Alwasilah AC. (2011). Pokoknya Action Research. Bandung: PT Kiblat Buku Utama.

Baoren Su. (2008). A Comparison and Research on the Sino-U.S Character Education: Journal of Asian Sosial Science, Vol 4. No. 10

Benninga, dkk. (2003). The Relationship Of Character Education Implementation And Academic Achievement In Elementary School.Journal of Research in Character Education, 1(1), 2003, pp. 19–32ISSN 1543-1223

Berkowitz. M dan Bier. M (2004). Research Based Character Education. Journal Of TheAnnals ofAmerican Academy of Political And Sosial Science, 591: 72

Budimansyah D. (2012). Perancangan Pembelajaran Berbasis karakter. I ed. Bandung: Widya Aksara Press.

Budimansyah D. (2009). Inovasi Pembelajaran Project Citizen. Bandung: Program studi Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Pascasarjana UPI.

Elfindri H, dkk. (2012). Pendidikan Karakter: kerangka, metode, dan aplikasi untuk pendidikan profesional, Jakarta: Baduose Media Jakarta.

Gede Raka YM, dkk. (2011) Pendidikan karakter di Sekolah; Dari gagasan hingga tindakan. Jakarta: PT Gramedia.

Kemenkes. Kurikulum Inti Pendidikan Diploma III Kebidanan: Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Tenaga Kesehatan; 2011.

Seet. L, et al, (2005). Character Development – The Essence for a Holistic Education. Journal of Fairfield Methodist Secondary School.

Lickona T. (2012). Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Memberikan Pendidikan Tentang Sikap Hormat Dan Bertanggung Jawab Jakarta: PT Bumi Aksara.

Made I. S. Utama, dkk. (2011) Konsep Pengembangan Panduan Evaluasi Pengembangan Soft Skill Mahasiswa Melalui Proses Pembelajaran di Universitas Udayana, Tim PHK-I Unud, 4-6.

Mariani. N. (2011). Pengembangan karakter Cerdas Melalui Pembinaan Kesantunan Berbahasa Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP, Tesis FKIP Universitas Lambungmangkurat, Banjarmasin.

Muslich M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional PT Bumi Aksara.

Prasetyo. (2012) Desain Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter. Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Riswanto AM. (2011). Pembinaan Karakter Remaja Kelurahan Babakan Asih (studi deskriptif eksplorasi tentang model pembinaan karakter remaja di kelurahan babakan asih RT 04 RW 01 bojong Loa kaler kota Bandung) Bandung, Tesis SPs UPI.

Rusminingsih MP. (2012). Charakter Building Pengalaman Hidup Membentuk Pribadi Yang Kuat Menuju Sukses.

Soebandi B. (2009). Optimalisasi Soft Skill Melalui Pembinaan Organisasi kemahasiswaan. Makalah FPBS UPI.

Winkel WS. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi; 2007.

Witarsa K. (2011). Pembinaan karakter siswa melalui pendidikan agama islam (studi kasus di SMPN 1 Cipeundeuy Kabupaten Bandung). Bandung: Tesis SPs UPI.

Yuniar, F. (2010). Pengaruh Implementasi Pembelajaran Poject Citizen Terhadap Peningkatan Civic Knowledge Siswa Sekolah Dasar Pada Konsep Menghargai keputusan Bersama: Studi kuasi Eksperimental pada SDN Banjarsari 2 Bandung, tesis SPs UPI

Published
2019-12-21