PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES SEBAGAI PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Main Article Content

Devy Riri Yuliyani
Dian Ikawati Rahayuningtyas

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan program gerakan penumbuhan budi pekerti yang diharapkan implementasinya mampu membentuk ekosistem sekolah yang literat dan sebagai penguatan pendidikan karakter. Pembelajaran berbasis multiple intelligences ini dapat memberikan kebebasan siswa untuk berkreasi dan memanfaatkan kecerdasan majemuk yang dimiliki guna mengembangkan keterampilan literasinya sehingga diharapkan mampu memberikan inovasi baru dan sebagai alternatif guru dalam menerapkan penguatan GLS di SD sehingga tujuan program GLS menjadi lebih optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis multiple intelligences dapat meningkatkan kreatifitas dan sikap siswa. Peneliti menggunakan penilaian sikap pada proses pembelajaran diantaranya penilaian sikap disiplin, kreatif, komunikatif dan toleransi. Siswa menjadi lebih bebas mengekspresikan kemampuannya dan mampu memunculkan potensi yang dimilikinya sehingga pembelajaran di dalam kelas menjadi aktif dan tidak membosankan. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis multiple intelligences dapat diterapkan sebagai penguatan Gerakan Literasi Sekolah.

Article Details

Section
Articles